Perdagangan Internasional
Menurut Huala Adolf
Huala Adof mengungkapkan bahwa perdagangan
Internasional ialah proses tukar-menukar yang berdasarkan atas kehendak dari
masing-masing negara secara sukarela. Tujuan dari perdagangan tersebut ialah
untuk memperoleh manfaat perdagangan yaitu menambah pendapatan
negara.Perdagangan Internasional meliputi transaksi jual-beli dengan
negara lain.
MenurutAmir M.S
Menurut Amir M.S, perdagangan internasional lebih
kompleks dan rumit jika dibandingkan dengan pelaksanaan perdagangan di dalam
negeri. Hal tersebut disebabkan karena adanya aturan batas-batas politik dan
kenegaraan yang dapat mengakibatkan perdagangan terhambat, Contohnya, dengan
adanya tarif, bea dan kuota barang impor.
Pemasaran
internasional
Pemasaran internasional merupakan penerapan konsep, prinsip, aktivitas,
dan proses manajemen pemasaran dalam rangka penyaluran ide, barang atau jasa
perusahaan kepada konsumen di berbagai Negara.
Bentuk-bentuk Hambatan yang Terjadi dalam Perdagangan Antar Negara
a. Hambatan Tarif
Hambatan
tarif (tariff barrier) adalah suatu kebijakan proteksionis terhadap
barang-barang produksi dalam negeri dari ancaman membanjirnya barang-barang
sejenis yang diimpor dari luar negeri. Tarif adalah hambatan
perdagangan yang berupa penetapan pajak atas barang-barang impor atau barang-barang dagangan yang melintasi
daerah pabean (custom area). Sementara
itu, barang-barang yang masuk ke wilayah negara dikenakan bea masuk. Efek
kebijakan ini terlihat langsung pada kenaikan harga barang. Dengan
pengenaan bea masuk yang besar, pendapatan negara akan meningkat sekaligus
membatasi permintaan konsumen terhadap produk impor dan mendorong konsumen
menggunakan produk domestik.
Macam-macam Penentuan Tarif,
yaitu:
- Bea Ekspor (export duties) adalah pajak/bea yang dikenakan terhadap barang yang diangkut menuju negara lain (di luar costum area).
- Bea Transito (transit duties) adalah pajak/bea yang dikenakan terhadap barang-barang yang melalui batas wilayah suatu negara dengan tujuan akhir barang tersebut negara lainn
- Bea Impor (import duties) adalah pajak/bea yang dikenakan terhadap barang-barang yang masuk dalam suatu negara (tom area).
Kuota adalah bentuk hambatan perdagangan yang menentukan
jumlah maksimum suatu jenis barang yang dapat diimpor dalam suatu periode
tertentu. Sama halnya tarif, pengaruh diberlakukannya kuota mengakibatkan
harga-harga barang impor menjadi tinggi karena jumlah barangnya terbatas. Hal
tersebut dapat terjadi karena adanya pembatasan jumlah barang impor sehingga
menyebabkan biaya rata-rata untuk masing-masing barang meningkat. Dengan
demikian, diberlakukannya kuota dapat melindungi barang-barang dalam negeri
dari persaingan barang luar negeri.
Sama
halnya dengan tarif, Kuota juga di bagi menjadi beberapa bagian, antara lain :
- Absolute
atau Unilateral Kuota adalah pembatasan yang hanya di lakukan untuk
negara sepihak, tidak melalui persetujuan dengan negara lain.
- Negotiated
atau Bilateral Kuota adalah Kuota yang besar kecilnya ditentukan
berdasarkan persetujuan dengan 2 negara atau lebih.
- Tarif Kuota adalah gabungan antara tarif dan Kuota.
Suatu barang yang dimasukkan ke dalam negeri melebihi jumlah yang telah
ditargetkan, maka tarifnya akan menjadi lebih mahal.
Dumping adalah pemberlakuan harga
lebih rendah terhadap barang-barang ekspor yang dijual kepada negara pengimpor,
dibandingkan dengan harga normal yang diberlakukan di pasaran domestik (negara
pengekspor). Sedangkan barang dumping adalah barang yang diimpor dengan tingkat
harga ekspor yang lebih rendah dari nilai normalnya di negara pengekspor.
Menurut Kamus Ekonomi
(Inggris-Indonesia), dumping adalah suatu bentuk diskriminasi harga, di mana
misalnya seorang produsen menjual pada dua pasar yang berbeda atau dengan
harga-harga yang berbeda, karena adanya penghalang tertentu antara pasar-pasar
tersebut dan terdapat elastisitas permintaan yang berbeda antara kedua pasar
tersebut.
d.
Hambatan Embargo
Embargo perdagangan adalah larangan
perdagangan dengan negara lain atau kelompok negara. Pembatasan ini dapat di
ekspor dan / atau impor, dan dapat menjadi larangan total perdagangan atau
terbatas pada produk tertentu.
Dalam perdagangan internasional,
sebuah embargo adalah sanksi dimandatkan pemerintah yang membatasi perdagangan
dengan wilayah asing. Embargo dapat membatasi impor, atau ekspor, atau
keduanya.. Rasional untuk embargo adalah hukuman politik suatu negara.
Alasan Pemerintah
Menerapkan Hambatan Perdagangan di Indonesia
Menurut saya, banyak sekali alasan pemerintah menerapkan hambatan
perdagangan di indonesia. Dengan menerapkan hambatan perdagangan, maka bentuk
kebijakan di suatu negara adalah dengan memberlakukan tarif bea masuk impor. Dengan
kata lain, mengenakan biaya atau pajak untuk produk yang keluar masuk dalam
suatu negara. Yang merupakan salah satu bentuk hambatan perdangan yaitu, hambatan
tarif dan hambatan kuota. Hambatan tarif dan hambatan kuota di terapkan untuk
melindungi industri dalam negeri yang sedang berkembang. Selain itu, hambatan
tarif dan hambatan kuota di terapkan untuk
mempertahankan tingkat kemakmuran yang telah dirasakan oleh masyarakat
suatu negara.
Berkembangnya industri dalam negeri akan memberikan dampak positif
bagi produsen dan konsumen dalam negeri. Jika ada barang/produk asing yang
masuk ke Indonesia dan memiliki jenis yang sama dengan produk yang dijual di Indonesia,
dikhawatirkan produk lokal akan mengalami persaingan dengan produk asing yang
lebih murah dan produksi dalam negeri akan berkurang atau akan mengalami
kebangkrutan. Jika kebangkrutan itu terjadi maka pekerja banyak yang akan di
PHK karena berkurangnya minat konsumen lokal terhadap produk dalam negeri. Itulah
alasan mengapa diberlakukan hambatan perdangan di Indonesia. selain untuk
menjaga kemakmuran masyarakat indonesia, kebijakan itu juga dapat menjaga
produk dalam negeri lebih dicintai masyarakat Indonesia dan dapat di ekspor keluar
negri yang nantinya dapat menambah pemasukan negeri itu sendiri.
Pertumbuhan
penduduk menjadi salah satu permasalahan ekonomi terutama di negara berkembang
dikarenakan dengan pertunbuhan ekonomi, dapat mempengaruhi masalah kependudukan
yang lainnya. Pertumbuhan penduduk dapat berdampak negatif karena sebagian
besar penduduk akan mengalami pendidikan rendah yang menyebabkan negara
tersebut akan semakin tertinggal oleh negara lain.
Pertumbuhan penduduk juga
dapat menyebabkan kekurangan kebutuhan pokok seperti, tempat tinggal, pakaian,
makanan dan kebutuhan pokok lainnya dikarenakan tidak meratanya pembagian
kebutuhan pokok dari pemerintah. Sehingga masyarakat kalangan bawah yang akan
mengalami kemiskinan dan kekurangan pangan. Untuk menangani masalah tersebut,
maka diperlunya tanggung jawab dari semua masyarakat termasuk pemerintah
pertumbuhan penduduk tidak menimbulkan banyak permasalahan seperti sekarang
ini.
Pertumbuhan Ekonomi
Menurut Prof.
Simon Kuznet
Kenaikan jangka panjang dalam
kemampuan suatu negara untuk menyediakan semakin banyak jenis barang-barang
ekonomi kepada penduduknya, kemampuan ini tumbuh sesuai dengan kemajuan
teknologinya dan penyesuaian kelembagaan dan ideologis yang diperlukan.
Menurut M.
P. Todaro
Suatu proses yang mantap dimana
kapasitas produksi dari suatu perekonomian meningkat sepanjang waktu untuk
menghasilkan tingkat pendapatan nasional yang semakin besar.
Sifat Pertumbuhan Ekonomi dan
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya
Sifat-Sifat Pertumbuhan Ekonomi
Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses, artinya pembangunan ekonomi itu
berlangsung berlangsung secara terus-menerus bukan merupakan kegiatan yang
sifatnya insidental ( tidak sengaja).
2.
Usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita
Dikatakan terjadi pembangunan ekonomi jika terjadi kenaikan dalam hal
pendapatan per kapita, karena kenaikan pendapatan kenaikan per kapita itu
merupakan cerminan terjadinya kesejahteraan ekonomi masyarakat.
3.
Kenaikan pendapatan per kapita berlangsung dalam
jangka panjang
Pendapatan per kapita secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun. Namun,
hal tersebut bukan berarti bahwa pendaptan per kapita harus mengalami kenaikan
secara terus-menerus, tetapi pada suatu waktu tertentu dapat turun, namun turunnya
tidak terlalu besar.
4.
Kenaikan pendapatan per kapita diikuti dengan
terjadinya perubahan teknologi atau kelembagaan.
Maksudnya, dikatakan terjadi pembanguna ekonomi
bukan saja berarti peningkatan pendapatan per kapita, namun kenaikan pendapatan
per kapita juga harus diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi. Misalnya
di sektor pertanian, yang dulunya pengolahan lahan dengan menggunakan tenaga hewan,
sekarang berganti menggunakan traktor.
Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk
Faktor Sumber Daya Manusia
Sama halnya
dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM.
Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat
lambatnya proses pembangunan tergantung kepada sejauhmana sumber daya
manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk
melaksanakan proses pembangunan.
Faktor Sumber Daya Alam
Sebagian besar
negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses
pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin
keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun
sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber
daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang,
kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.
Sumber Daya Modal
Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk
mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa
barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan
ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitas.
Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perkembangan ilmu
pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses
pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia
digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas
dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada
akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
Faktor Budaya
Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap
pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai
pembangkit atau pendorong proses pembangunan tetapi dapat juga menjadi
penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya
sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya
yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois,
boros, KKN, dan sebagainya.
DAFTAR PUSTAKA
Tidak ada komentar:
Posting Komentar