1. Marketing Mix
Marketing mix atau yang diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi bauran pemasaran adalah suatu strategi pemasaran atau promosi serta penentuan harga yang bersifat unik serta dirancang untuk menghasilkan pertukaran yang saling menguntungkan untuk pasar yang dituju.
2. SWOT
Menganalisis
SWOT adalah suatu upaya yang dilakukan dalam kegiatan usaha untuk penetapan
strategi bisnis. Biasanya, analisis ini menggunakan panduan sistematis atau
kerangka dalam menjalankan diskusi agar lebih terarah dan fokus pada hal yang
ingin dicapai. Analisis tersebut juga bisa dijadikan sebagai pertimbangan suatu
perusahaan untuk mengambil keputusan dalam pengembangan bisnis yang dijalani. SWOT sendiri adalah kepanjangan dari strengths (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman).
3. Franchising
Franchising atau waralaba secara umum didefinisikan
sebagai hak-hak untu suatu produk atau jasa maupun layanan.
Menurut Hukum Pemerintah Indonesia: waralaba adalah perikatan yang salah
satu pihaknya diberikan hak memanfaatkan dan atau menggunakan hak dari kekayaan
intelektual (HAKI) atau pertemuan dari ciri khas usaha yang dimiliki pihak lain
dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain
tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.
4. Price
Harga(Price)Adalah jumlah uang yang harus
dibayar oleh pelanggan untuk memperoleh suatu produk. Harga merupakan
satu-satunya unsur bauran pemasaran yang memberikan pemasukan atau pendapatan
bagi perusahaan, sedangkan ketiga unsur lainnya (Produk, Promosi dan
Distribusi) menyebabkan timbulnya biaya.
5. Market
Market atau pasar adalah salah satu dari berbagai sistem, institusi, prosedur, hubungan sosial dan infrastruktur dimana usaha menjual barang, jasa, dan tenaga kerja untuk orang-orang dengan imbalan uang. Barang dan jasa yang dijual menggunakan alat pembayaran yang sah seperti uang.
Perbedaan Perusahaan yang Melakukan Orientasi Pasar dan yang Tidak Melakukan Orientasi Pasar
1. Perusahaan yang Melakukan Orientasi Pasar
- Perusahaan Akan Menentukan Visi (Tujuan)
- Dapat Menentukan Misi dari Masing-masing SBU ( Strategic Business Unit )
- Lebih inovatif dalam menghasilkan produk baru
- Mampu bertahan dan berkembang
- Mempunyai Keunggulan dalam bersaing
2. Perusahaan yang Tidak Melakukan Orientasi Pasar
- Memiliki pemahaman yang dangkal terhadap persaingan dan kebutuhan pelanggan
- Kalah bersaing dengan perusahaan lain
- Biasanya hanya mempunyai tujuan saja tanpa menentukan visi misi secara detail
- Tidak berinovatif
- Tidak dapat mengetahui apa yang dibutuhkan konsumen
Pendapat Mengenai Orientasi Pasar
Menurut saya, yang lebih berhasil
adalah perusahaan yang melakukan orientasi pasar dalam usahanya. Karena
perusahaan yang mampu bertahan dan bersaing adalah yang melakukan orientasi
pasar. Orientasi pasar ini lebih mengutamakan keinginan atau kebutuhan
konsumennya untuk masa sekarang dan masa depan. Misalnya pembuatan barang atau
produk yang selalu berinovasi guna meningkatkan daya tarik konsumen dan guna
meningkatkan keunggulan bersaing perusahaan. Dalam orientasi pasar ini juga
suatu perusahaan dapat menentukan visi dan misi secara detail. Sehingga dengan
orientasi pasar suatu perusahaan dapat lebih unggul dan kuat dengan perusahaan
lain atau pesaingnya, karena sudah jelas apa yang menjadi tujuannya dan dapat
meningkatkan kinerja perusahaan.
Contoh Franchise
Franchise
asing
- KFC
- McDonald's
- Burger King
- Pizza Hut
- Carrefour
Franchise
lokal
- Pecel lele lela
- J.CO
- Bumbu desa
- Kebab Turki Baba Rafi
- EsTteler 77
DAFTAR PUSTAKA